Sabtu, 24 Desember 2011

Sahabat Kecilku

Andaikan kau disini bersamaku saat ini
Ingin aku menari bersamamu
Menemukan pelangi yang bersembunyi dibalik hujan
Meraih bintang malam untuk hiasan kamar kita

Sahabat kecilku. . .
Masihkah kau mengingatku
Saat kupegang erat tanganmu
Membantumu agar kau tak jatuh dari pohon

Sahabat kecilku. . .
Baju kita tak pernah bersih
Bergulat dengan lumpur
Menyanyi sambil tertawa gembira

Sahabatku. . .
Tahukah kau, disini aku kesepian
Berteman dengan teman yang selalu memakai topeng
Aku tak pernah mengetahui wajah mereka sebenarnya

Sahabat. . .
Aku ingin teman-temanku seperti dirimu
Menghajar musuh bersama
Mengarungi duri dunia bersama
Disamping bercanda bersama

Sahabat. . .
Titip salamku kepadamu
Untuk selalu mengingatku
Meski terpisah oleh ruang dan waktu

Sabtu, 24 Desember 2011
5:43 PM

Jumat, 23 Desember 2011

GALAUKU HARI INI

Guyur hujan menemaniku malam ini…
Entah mengapa.. langit bersama dengan perasaanku…
Ia semakin deras.. deras… membasahi setiap sudut bagian dunia
Ya.. memikirkanmu saat ini... sakit…
Sakit yang menusuk-nusuk…
Namun tak bisa kuhindari dirimu…
Seperti hujan..
Kan kugerus semua penderitaan yang kau buat..
Kuhapus..
Dan membuat suasana baru…tanpamu….

Kamis, 15 Desember 2011

CINTA TERLARANG part 2 (LOSING MY MIND!!)

Tidak, Tidak, Tidak!!
Aku menolak semua kehadiranmu
Kehadiran yang mengusik hatiku
Mengusik bunga cinta di hatiku
Api cinta membara
Meski telah kucoba memadamkannya dengan air
Berkobar membakar logikaku
Menghilangkan akal sehatku
Kau tahu???
Disampingmu adalah saat yang sangat membahagiakanku
Bercanda denganmu adalah hal yang kudambakan
Tersenyum bersamamu adalah hal terindah bagiku
Namun, cukup!!!
Semuanya tak kan pernah terjadi
Karena kau bukan orang yang harusnya menggenggam cintaku
Bukan orang yang memiliki hatiku

Sunday, October 23, 2011
6:36 PM

CINTA TERLARANG part 1

Kali ini aku terjatuh lagi….
Terjatuh pada satu hati
Yang sebenarnya tak pernah kusangka-sangka…
Tak pernah kukira sebelumnya…
Dia datang…
Ketika telaga cintaku telah gersang
Ketika hutan kasih sayangku telah gundul
Ketika kemarau hati telah panjang
Dia datang seperti hujan deras ditengah kemarau
Dia datang menutup semua kebingungan di hatiku
Yang memang goyah ketika tornado datang
Ia seperti nada-nada indah yang telah jadi dentingan melodi
Aku melawan angin untuk mendapatkanmu
Namun tak pernah kupungkiri ku tertarik padamu
Duhai cinta yang seharusnya tak pernah ada
Mengapa engkau datang saat ini??
Melawan ombak ku teguhkan hatiku
Untuk menutup semua pintu hatiku
Pertarungan logika dan perasaan
Untuk melupakanmu



Sunday, October 23, 2011
6:29 PM

Bhinneka Tunggal Ika Gaya Gue!!

Berbeda-beda namun tetep satu. Bagi sebagian orang, sulit untuk menafsirkan apa itu maksud dari kalimat itu. Apalagi dengan kondisi kita yang hidup dengan sesama suku kita. Gimana caranya?? Bisa. . Sebenarnya kita sudah memulainya dengan hal-hal kecil. Kita sebagai individu di kelas (cieh. . . bahasanya. . .) pasti memiliki wajah yang beda, nggak ada dung, kecuali emang dari sananya kembar, laen ceritanya. . . XD. Namun, kita bisa akrab, apa-apa bareng, jajan bareng, ngobrol, bahkan contek-contekan bareng!! (gedubrak!!). Kita nggak peduli kita dari orang ‘punya’ atau miskin, cakep atau nggak, kita tetep bisa kompak tho di kelas. . .!!
Nek buat aq. . . q punya sahabat yang unik. Hahaha. . kita nggak punya sebutan apa buat ‘genk’ kita. Walau kita cuman berempat, tapi kalau udah digabungin, waduh, ramenya kayak pasar dah. . !! Uniknya, kita itu dari tempat asal yang berbeda, q dari Solo, terus Dea dari Kudus, Neneng dari Bogor, dan Durrah dari Padang. Walau sama-sama Jawa, tapi bahasa Jawa ku kedengeran lebih medok dibanding Dea. Kalau Neneng walau udah agak lama di Jawa, masih gak bisa ngikutin logat Jawa, beda lagi kalau Durrah, dia bener-bener nggak tahu bahasa Jawa. Pernah nih, aq udah cerita seru, Dea n Neneng udah cekikikan, eh di akhir kalimatku Durrah bilang gini “Itu kalian pada cerita apa??”, hahaha!!kita langsung bingung mau ekspresi geli apa kasihan apa marah!! Hahaha, akhirnya dengan belepotan kita men-translate ulang kata-kata kami (sumpah, Bahasa Jawa ke Bahasa Indonesia lebih sulit dibanding Inggris ke Indonesia). Durrah juga sharing macam-macam istilah yang kadang membuat kami bingung gimana neranginnya. Yah. . . kita udah terbiasa jelasin pake Bahasa Jawa, gimana bisa free kalau pake Bahasa Indonesia (waduh. . nilai bahasa Indonesiaku berapa tuh.. ) Walau begitu Durrah lah yang paling banyak pengalamannya. Dia udah pernah pindah di Bali, Padang dan akhirnya di Jawa. Kalau ngobrol ma adiknya, kita nggak tahu tuh dia ngobrol pake bahasa apa. . .hehehe. Tapi aku dan Dea sering banget ngetawain Neneng bila mengucapkan kata Bahasa Jawa dengan logat Sunda-nya, hahahaha, lucu!! (jangan ditiru lho. . .). Namun, itu malah memberi keuntungan bagi kami. Yakni kami bisa mengenal banyak kosa kata dari suku laen. Eh kita juga dari SMP yang berbeda lho. . . Durrah baru gabung kami di SMA kelas dua. Sedangkan program SMA kami adalah Bahasa Perancis, wah bener-bener kerja keras dia belajarnya. Tapi, karena sekolah Durrah dulu programnya ada Bahasa Jepangnya, jadi kami bisa bertukar informasi gitu. Seneng Deh. . .
Yang namanya orang, pasti juga banyak kesibukannya. Begitu juga aku. Aku yang sering banget ninggalin mereka buat kegiatan organisasi n lain-lain. Tapi tenang, kalau kita bisa kumpul sehari aja, bisa-bisa kita nggak pulang gara-gara jalan-jalan keliling kota atau sekedar ngobrol sambil nonton drama Korea (guys, kita K-pop Lovers!! Hahaha). Yah, bagaimanapun dari situlah aku memahami arti Bhineka Tunggal Ika, saling memahami, toleransi, dan menghormati satu sama lain, Aku yakin, walau banyak kesulitan, tapi pasti akan memberikan suatu arti yang lebih bermakna ketika kita memadukannya dengan baik. . .Gimana teman-teman, setuju kan?? hahahaha
^_^
15 Desember 2011
6:54 PM

Jumat, 09 Desember 2011

Upacara Penuh Kenangan!!

Peristiwa nie blumt hilang dari pikiranku, n blumt genap sehari q menulis di sini…yap tepatnya tanggal 10 November 2011, ketika musim penghujan sedang Berjaya!!!
Yang namanya hari Pahlawan, gag afdol rasanya bila gag diadakan upacara bendera. Apalagi tujuannya adalah nasionalisme, mengenang n menghargai jasa pahlawan khususnya Surabaya yang pada tahun 45 berjuang demi tegaknya Negara ini!!iyap, musim gag menjadi penghalang diadakannya upacara.
Pertamanya upacara berjalan seperti biasa, petugasnya gag bisa dibilang remeh, karena mereka yang tergabung dalam OSIS yang memegang kunci upacara. Namun, semuanya menjadi suasana was-was ketika mendung beramai-ramai datang ke medan upacara. Datang tepat saat pengibaran Sang Saka!! Sebagian dari qt, peserta upacara, sudah mulai tak tenang. Q bersama teman-temanku berdo’a sekuat tenaga, agar pagi ini tak ada hujan.
Tapi, dewi fortuna tak berpihak pada kita!!!, tepat saat Pembukaan UUD 1945 dilantunkan, rintik-rintik gerimis turun menyapa kita. Panik!! Pasti!! Namun, ku lihat di sekeliling, kakak kelas mantan wakil OSIS, ia tetap berdiri tegak tanpa menoleh ke manapun (patut dicontoh tuh!! Walau jadi peserta upacara, kakak kelasku nie tetep konsisten dengan sikapnya ckckckckck). Hm.. aku kuat, q yang di barisan paling depan, sambil berbisik menguatkan temen-temenku di belakang untuk stay jangan berisik! Oh tidak, semakin lama semakin besar rintik hujan yang datang, hingga akhirnya Bres!!!! Hujan suangat deras tak tertahankan!!. WAH!!!!! Qt langsung berteriak (hampir semua peserta upacara berteriak). Huah… semuanya basah kuyub, namun, mau tak mau qt tetep stay di tempat. Karena kulihat semua petugas, pengibar, pemimpin, Pembina (P. Bas!!) dan barisan guru tak ada yang angkat kaki dari tempatnya. Hanya kakak-kakak PPL yang beralih menuju tempat yang lebih kering (What?? Apa-apaan nieh?? Hehehe). Mereka tuh seakan bersikap biasa saja, entah ada hujan kek, panas kek, biasa aja!! Upacara tetap berjalan seperti biasa, paling-paling yang tidak ada amanat Pembina upacara. Setelah do’a dibacakan, dan Pembina upacara dipersilakan pada mimbar satu, semua peserta bertepuk tangan bersama-sama, serentak!!
Guys, sejenak, qt bangga punya kalian, karena apa pun keadaannya, upacara tetep berjalan seperti biasa, tanpa ada kesan terburu-buru, so excellent!!
En nasib qt semua, warga sekolah yang basah kuyub?? Memprihatinkan!!hahaha. Hujan masih lebat, dan peserta upacara dibubarkan. Sampai kelas, ada yang langsung ganti pakai jaket aja (pakaian OSISnya pada digantung gag jelas di jendela!!), ada yang ganti pakaian olahraga (yang ada pelajaran olahraga), ada yang ganti pakaian ekstrakulikuler, tapi aku, aku mengikuti komunitas terbanyak, membiarkan pakaianku basah kuyub membungkus tubuhku dengan keadaan dingin!!. Hingga pukul 08.00 pelajaran belum dimulai.
Kakak kelas yang jago provokasi, langsung menggendong tasnya bersiap buat pulang (ikut!!). Hihihi, awalnya pengumuman menegaskan bahwa pelajaran akan segera dimulai ketika seragam kering. Namun, doa qt semuanya di dengar, tepat pukul 08.30, sekolah mengumumkan boleh pulang ke rumah masing-masing!!!
Wuah, sekali lagi, gag nyangka akan memilih keputusan mencengangkan ini. Good!! Ya, para guru juga merasakan, bahwa kedinginan qt gag bagus buat kesehatan, makanya mendingan pulang….
Unforgettable experience, kesimpulannya, baru kali ini sekolah segede SMAq, semua siswa dipulangkan, hanya gara-gara bajunya kehujanan pas upacara bendera Hari Pahlawan!!!! Hehehehe

8.27 PM, 10 November 2011

Mengenai Saya