Andaikan kau disini bersamaku saat ini
Ingin aku menari bersamamu
Menemukan pelangi yang bersembunyi dibalik hujan
Meraih bintang malam untuk hiasan kamar kita
Sahabat kecilku. . .
Masihkah kau mengingatku
Saat kupegang erat tanganmu
Membantumu agar kau tak jatuh dari pohon
Sahabat kecilku. . .
Baju kita tak pernah bersih
Bergulat dengan lumpur
Menyanyi sambil tertawa gembira
Sahabatku. . .
Tahukah kau, disini aku kesepian
Berteman dengan teman yang selalu memakai topeng
Aku tak pernah mengetahui wajah mereka sebenarnya
Sahabat. . .
Aku ingin teman-temanku seperti dirimu
Menghajar musuh bersama
Mengarungi duri dunia bersama
Disamping bercanda bersama
Sahabat. . .
Titip salamku kepadamu
Untuk selalu mengingatku
Meski terpisah oleh ruang dan waktu
Sabtu, 24 Desember 2011
5:43 PM
Sabtu, 24 Desember 2011
Jumat, 23 Desember 2011
GALAUKU HARI INI
Guyur hujan menemaniku malam ini…
Entah mengapa.. langit bersama dengan perasaanku…
Ia semakin deras.. deras… membasahi setiap sudut bagian dunia
Ya.. memikirkanmu saat ini... sakit…
Sakit yang menusuk-nusuk…
Namun tak bisa kuhindari dirimu…
Seperti hujan..
Kan kugerus semua penderitaan yang kau buat..
Kuhapus..
Dan membuat suasana baru…tanpamu….
Entah mengapa.. langit bersama dengan perasaanku…
Ia semakin deras.. deras… membasahi setiap sudut bagian dunia
Ya.. memikirkanmu saat ini... sakit…
Sakit yang menusuk-nusuk…
Namun tak bisa kuhindari dirimu…
Seperti hujan..
Kan kugerus semua penderitaan yang kau buat..
Kuhapus..
Dan membuat suasana baru…tanpamu….
Kamis, 15 Desember 2011
CINTA TERLARANG part 2 (LOSING MY MIND!!)
Tidak, Tidak, Tidak!!
Aku menolak semua kehadiranmu
Kehadiran yang mengusik hatiku
Mengusik bunga cinta di hatiku
Api cinta membara
Meski telah kucoba memadamkannya dengan air
Berkobar membakar logikaku
Menghilangkan akal sehatku
Kau tahu???
Disampingmu adalah saat yang sangat membahagiakanku
Bercanda denganmu adalah hal yang kudambakan
Tersenyum bersamamu adalah hal terindah bagiku
Namun, cukup!!!
Semuanya tak kan pernah terjadi
Karena kau bukan orang yang harusnya menggenggam cintaku
Bukan orang yang memiliki hatiku
Sunday, October 23, 2011
6:36 PM
Aku menolak semua kehadiranmu
Kehadiran yang mengusik hatiku
Mengusik bunga cinta di hatiku
Api cinta membara
Meski telah kucoba memadamkannya dengan air
Berkobar membakar logikaku
Menghilangkan akal sehatku
Kau tahu???
Disampingmu adalah saat yang sangat membahagiakanku
Bercanda denganmu adalah hal yang kudambakan
Tersenyum bersamamu adalah hal terindah bagiku
Namun, cukup!!!
Semuanya tak kan pernah terjadi
Karena kau bukan orang yang harusnya menggenggam cintaku
Bukan orang yang memiliki hatiku
Sunday, October 23, 2011
6:36 PM
CINTA TERLARANG part 1
Kali ini aku terjatuh lagi….
Terjatuh pada satu hati
Yang sebenarnya tak pernah kusangka-sangka…
Tak pernah kukira sebelumnya…
Dia datang…
Ketika telaga cintaku telah gersang
Ketika hutan kasih sayangku telah gundul
Ketika kemarau hati telah panjang
Dia datang seperti hujan deras ditengah kemarau
Dia datang menutup semua kebingungan di hatiku
Yang memang goyah ketika tornado datang
Ia seperti nada-nada indah yang telah jadi dentingan melodi
Aku melawan angin untuk mendapatkanmu
Namun tak pernah kupungkiri ku tertarik padamu
Duhai cinta yang seharusnya tak pernah ada
Mengapa engkau datang saat ini??
Melawan ombak ku teguhkan hatiku
Untuk menutup semua pintu hatiku
Pertarungan logika dan perasaan
Untuk melupakanmu
Sunday, October 23, 2011
6:29 PM
Terjatuh pada satu hati
Yang sebenarnya tak pernah kusangka-sangka…
Tak pernah kukira sebelumnya…
Dia datang…
Ketika telaga cintaku telah gersang
Ketika hutan kasih sayangku telah gundul
Ketika kemarau hati telah panjang
Dia datang seperti hujan deras ditengah kemarau
Dia datang menutup semua kebingungan di hatiku
Yang memang goyah ketika tornado datang
Ia seperti nada-nada indah yang telah jadi dentingan melodi
Aku melawan angin untuk mendapatkanmu
Namun tak pernah kupungkiri ku tertarik padamu
Duhai cinta yang seharusnya tak pernah ada
Mengapa engkau datang saat ini??
Melawan ombak ku teguhkan hatiku
Untuk menutup semua pintu hatiku
Pertarungan logika dan perasaan
Untuk melupakanmu
Sunday, October 23, 2011
6:29 PM
Bhinneka Tunggal Ika Gaya Gue!!
Berbeda-beda namun tetep satu. Bagi sebagian orang, sulit untuk menafsirkan apa itu maksud dari kalimat itu. Apalagi dengan kondisi kita yang hidup dengan sesama suku kita. Gimana caranya?? Bisa. . Sebenarnya kita sudah memulainya dengan hal-hal kecil. Kita sebagai individu di kelas (cieh. . . bahasanya. . .) pasti memiliki wajah yang beda, nggak ada dung, kecuali emang dari sananya kembar, laen ceritanya. . . XD. Namun, kita bisa akrab, apa-apa bareng, jajan bareng, ngobrol, bahkan contek-contekan bareng!! (gedubrak!!). Kita nggak peduli kita dari orang ‘punya’ atau miskin, cakep atau nggak, kita tetep bisa kompak tho di kelas. . .!!
Nek buat aq. . . q punya sahabat yang unik. Hahaha. . kita nggak punya sebutan apa buat ‘genk’ kita. Walau kita cuman berempat, tapi kalau udah digabungin, waduh, ramenya kayak pasar dah. . !! Uniknya, kita itu dari tempat asal yang berbeda, q dari Solo, terus Dea dari Kudus, Neneng dari Bogor, dan Durrah dari Padang. Walau sama-sama Jawa, tapi bahasa Jawa ku kedengeran lebih medok dibanding Dea. Kalau Neneng walau udah agak lama di Jawa, masih gak bisa ngikutin logat Jawa, beda lagi kalau Durrah, dia bener-bener nggak tahu bahasa Jawa. Pernah nih, aq udah cerita seru, Dea n Neneng udah cekikikan, eh di akhir kalimatku Durrah bilang gini “Itu kalian pada cerita apa??”, hahaha!!kita langsung bingung mau ekspresi geli apa kasihan apa marah!! Hahaha, akhirnya dengan belepotan kita men-translate ulang kata-kata kami (sumpah, Bahasa Jawa ke Bahasa Indonesia lebih sulit dibanding Inggris ke Indonesia). Durrah juga sharing macam-macam istilah yang kadang membuat kami bingung gimana neranginnya. Yah. . . kita udah terbiasa jelasin pake Bahasa Jawa, gimana bisa free kalau pake Bahasa Indonesia (waduh. . nilai bahasa Indonesiaku berapa tuh.. ) Walau begitu Durrah lah yang paling banyak pengalamannya. Dia udah pernah pindah di Bali, Padang dan akhirnya di Jawa. Kalau ngobrol ma adiknya, kita nggak tahu tuh dia ngobrol pake bahasa apa. . .hehehe. Tapi aku dan Dea sering banget ngetawain Neneng bila mengucapkan kata Bahasa Jawa dengan logat Sunda-nya, hahahaha, lucu!! (jangan ditiru lho. . .). Namun, itu malah memberi keuntungan bagi kami. Yakni kami bisa mengenal banyak kosa kata dari suku laen. Eh kita juga dari SMP yang berbeda lho. . . Durrah baru gabung kami di SMA kelas dua. Sedangkan program SMA kami adalah Bahasa Perancis, wah bener-bener kerja keras dia belajarnya. Tapi, karena sekolah Durrah dulu programnya ada Bahasa Jepangnya, jadi kami bisa bertukar informasi gitu. Seneng Deh. . .
Yang namanya orang, pasti juga banyak kesibukannya. Begitu juga aku. Aku yang sering banget ninggalin mereka buat kegiatan organisasi n lain-lain. Tapi tenang, kalau kita bisa kumpul sehari aja, bisa-bisa kita nggak pulang gara-gara jalan-jalan keliling kota atau sekedar ngobrol sambil nonton drama Korea (guys, kita K-pop Lovers!! Hahaha). Yah, bagaimanapun dari situlah aku memahami arti Bhineka Tunggal Ika, saling memahami, toleransi, dan menghormati satu sama lain, Aku yakin, walau banyak kesulitan, tapi pasti akan memberikan suatu arti yang lebih bermakna ketika kita memadukannya dengan baik. . .Gimana teman-teman, setuju kan?? hahahaha
^_^
15 Desember 2011
6:54 PM
Nek buat aq. . . q punya sahabat yang unik. Hahaha. . kita nggak punya sebutan apa buat ‘genk’ kita. Walau kita cuman berempat, tapi kalau udah digabungin, waduh, ramenya kayak pasar dah. . !! Uniknya, kita itu dari tempat asal yang berbeda, q dari Solo, terus Dea dari Kudus, Neneng dari Bogor, dan Durrah dari Padang. Walau sama-sama Jawa, tapi bahasa Jawa ku kedengeran lebih medok dibanding Dea. Kalau Neneng walau udah agak lama di Jawa, masih gak bisa ngikutin logat Jawa, beda lagi kalau Durrah, dia bener-bener nggak tahu bahasa Jawa. Pernah nih, aq udah cerita seru, Dea n Neneng udah cekikikan, eh di akhir kalimatku Durrah bilang gini “Itu kalian pada cerita apa??”, hahaha!!kita langsung bingung mau ekspresi geli apa kasihan apa marah!! Hahaha, akhirnya dengan belepotan kita men-translate ulang kata-kata kami (sumpah, Bahasa Jawa ke Bahasa Indonesia lebih sulit dibanding Inggris ke Indonesia). Durrah juga sharing macam-macam istilah yang kadang membuat kami bingung gimana neranginnya. Yah. . . kita udah terbiasa jelasin pake Bahasa Jawa, gimana bisa free kalau pake Bahasa Indonesia (waduh. . nilai bahasa Indonesiaku berapa tuh.. ) Walau begitu Durrah lah yang paling banyak pengalamannya. Dia udah pernah pindah di Bali, Padang dan akhirnya di Jawa. Kalau ngobrol ma adiknya, kita nggak tahu tuh dia ngobrol pake bahasa apa. . .hehehe. Tapi aku dan Dea sering banget ngetawain Neneng bila mengucapkan kata Bahasa Jawa dengan logat Sunda-nya, hahahaha, lucu!! (jangan ditiru lho. . .). Namun, itu malah memberi keuntungan bagi kami. Yakni kami bisa mengenal banyak kosa kata dari suku laen. Eh kita juga dari SMP yang berbeda lho. . . Durrah baru gabung kami di SMA kelas dua. Sedangkan program SMA kami adalah Bahasa Perancis, wah bener-bener kerja keras dia belajarnya. Tapi, karena sekolah Durrah dulu programnya ada Bahasa Jepangnya, jadi kami bisa bertukar informasi gitu. Seneng Deh. . .
Yang namanya orang, pasti juga banyak kesibukannya. Begitu juga aku. Aku yang sering banget ninggalin mereka buat kegiatan organisasi n lain-lain. Tapi tenang, kalau kita bisa kumpul sehari aja, bisa-bisa kita nggak pulang gara-gara jalan-jalan keliling kota atau sekedar ngobrol sambil nonton drama Korea (guys, kita K-pop Lovers!! Hahaha). Yah, bagaimanapun dari situlah aku memahami arti Bhineka Tunggal Ika, saling memahami, toleransi, dan menghormati satu sama lain, Aku yakin, walau banyak kesulitan, tapi pasti akan memberikan suatu arti yang lebih bermakna ketika kita memadukannya dengan baik. . .Gimana teman-teman, setuju kan?? hahahaha
^_^
15 Desember 2011
6:54 PM
Jumat, 09 Desember 2011
Upacara Penuh Kenangan!!
Peristiwa nie blumt hilang dari pikiranku, n blumt genap sehari q menulis di sini…yap tepatnya tanggal 10 November 2011, ketika musim penghujan sedang Berjaya!!!
Yang namanya hari Pahlawan, gag afdol rasanya bila gag diadakan upacara bendera. Apalagi tujuannya adalah nasionalisme, mengenang n menghargai jasa pahlawan khususnya Surabaya yang pada tahun 45 berjuang demi tegaknya Negara ini!!iyap, musim gag menjadi penghalang diadakannya upacara.
Pertamanya upacara berjalan seperti biasa, petugasnya gag bisa dibilang remeh, karena mereka yang tergabung dalam OSIS yang memegang kunci upacara. Namun, semuanya menjadi suasana was-was ketika mendung beramai-ramai datang ke medan upacara. Datang tepat saat pengibaran Sang Saka!! Sebagian dari qt, peserta upacara, sudah mulai tak tenang. Q bersama teman-temanku berdo’a sekuat tenaga, agar pagi ini tak ada hujan.
Tapi, dewi fortuna tak berpihak pada kita!!!, tepat saat Pembukaan UUD 1945 dilantunkan, rintik-rintik gerimis turun menyapa kita. Panik!! Pasti!! Namun, ku lihat di sekeliling, kakak kelas mantan wakil OSIS, ia tetap berdiri tegak tanpa menoleh ke manapun (patut dicontoh tuh!! Walau jadi peserta upacara, kakak kelasku nie tetep konsisten dengan sikapnya ckckckckck). Hm.. aku kuat, q yang di barisan paling depan, sambil berbisik menguatkan temen-temenku di belakang untuk stay jangan berisik! Oh tidak, semakin lama semakin besar rintik hujan yang datang, hingga akhirnya Bres!!!! Hujan suangat deras tak tertahankan!!. WAH!!!!! Qt langsung berteriak (hampir semua peserta upacara berteriak). Huah… semuanya basah kuyub, namun, mau tak mau qt tetep stay di tempat. Karena kulihat semua petugas, pengibar, pemimpin, Pembina (P. Bas!!) dan barisan guru tak ada yang angkat kaki dari tempatnya. Hanya kakak-kakak PPL yang beralih menuju tempat yang lebih kering (What?? Apa-apaan nieh?? Hehehe). Mereka tuh seakan bersikap biasa saja, entah ada hujan kek, panas kek, biasa aja!! Upacara tetap berjalan seperti biasa, paling-paling yang tidak ada amanat Pembina upacara. Setelah do’a dibacakan, dan Pembina upacara dipersilakan pada mimbar satu, semua peserta bertepuk tangan bersama-sama, serentak!!
Guys, sejenak, qt bangga punya kalian, karena apa pun keadaannya, upacara tetep berjalan seperti biasa, tanpa ada kesan terburu-buru, so excellent!!
En nasib qt semua, warga sekolah yang basah kuyub?? Memprihatinkan!!hahaha. Hujan masih lebat, dan peserta upacara dibubarkan. Sampai kelas, ada yang langsung ganti pakai jaket aja (pakaian OSISnya pada digantung gag jelas di jendela!!), ada yang ganti pakaian olahraga (yang ada pelajaran olahraga), ada yang ganti pakaian ekstrakulikuler, tapi aku, aku mengikuti komunitas terbanyak, membiarkan pakaianku basah kuyub membungkus tubuhku dengan keadaan dingin!!. Hingga pukul 08.00 pelajaran belum dimulai.
Kakak kelas yang jago provokasi, langsung menggendong tasnya bersiap buat pulang (ikut!!). Hihihi, awalnya pengumuman menegaskan bahwa pelajaran akan segera dimulai ketika seragam kering. Namun, doa qt semuanya di dengar, tepat pukul 08.30, sekolah mengumumkan boleh pulang ke rumah masing-masing!!!
Wuah, sekali lagi, gag nyangka akan memilih keputusan mencengangkan ini. Good!! Ya, para guru juga merasakan, bahwa kedinginan qt gag bagus buat kesehatan, makanya mendingan pulang….
Unforgettable experience, kesimpulannya, baru kali ini sekolah segede SMAq, semua siswa dipulangkan, hanya gara-gara bajunya kehujanan pas upacara bendera Hari Pahlawan!!!! Hehehehe
8.27 PM, 10 November 2011
Yang namanya hari Pahlawan, gag afdol rasanya bila gag diadakan upacara bendera. Apalagi tujuannya adalah nasionalisme, mengenang n menghargai jasa pahlawan khususnya Surabaya yang pada tahun 45 berjuang demi tegaknya Negara ini!!iyap, musim gag menjadi penghalang diadakannya upacara.
Pertamanya upacara berjalan seperti biasa, petugasnya gag bisa dibilang remeh, karena mereka yang tergabung dalam OSIS yang memegang kunci upacara. Namun, semuanya menjadi suasana was-was ketika mendung beramai-ramai datang ke medan upacara. Datang tepat saat pengibaran Sang Saka!! Sebagian dari qt, peserta upacara, sudah mulai tak tenang. Q bersama teman-temanku berdo’a sekuat tenaga, agar pagi ini tak ada hujan.
Tapi, dewi fortuna tak berpihak pada kita!!!, tepat saat Pembukaan UUD 1945 dilantunkan, rintik-rintik gerimis turun menyapa kita. Panik!! Pasti!! Namun, ku lihat di sekeliling, kakak kelas mantan wakil OSIS, ia tetap berdiri tegak tanpa menoleh ke manapun (patut dicontoh tuh!! Walau jadi peserta upacara, kakak kelasku nie tetep konsisten dengan sikapnya ckckckckck). Hm.. aku kuat, q yang di barisan paling depan, sambil berbisik menguatkan temen-temenku di belakang untuk stay jangan berisik! Oh tidak, semakin lama semakin besar rintik hujan yang datang, hingga akhirnya Bres!!!! Hujan suangat deras tak tertahankan!!. WAH!!!!! Qt langsung berteriak (hampir semua peserta upacara berteriak). Huah… semuanya basah kuyub, namun, mau tak mau qt tetep stay di tempat. Karena kulihat semua petugas, pengibar, pemimpin, Pembina (P. Bas!!) dan barisan guru tak ada yang angkat kaki dari tempatnya. Hanya kakak-kakak PPL yang beralih menuju tempat yang lebih kering (What?? Apa-apaan nieh?? Hehehe). Mereka tuh seakan bersikap biasa saja, entah ada hujan kek, panas kek, biasa aja!! Upacara tetap berjalan seperti biasa, paling-paling yang tidak ada amanat Pembina upacara. Setelah do’a dibacakan, dan Pembina upacara dipersilakan pada mimbar satu, semua peserta bertepuk tangan bersama-sama, serentak!!
Guys, sejenak, qt bangga punya kalian, karena apa pun keadaannya, upacara tetep berjalan seperti biasa, tanpa ada kesan terburu-buru, so excellent!!
En nasib qt semua, warga sekolah yang basah kuyub?? Memprihatinkan!!hahaha. Hujan masih lebat, dan peserta upacara dibubarkan. Sampai kelas, ada yang langsung ganti pakai jaket aja (pakaian OSISnya pada digantung gag jelas di jendela!!), ada yang ganti pakaian olahraga (yang ada pelajaran olahraga), ada yang ganti pakaian ekstrakulikuler, tapi aku, aku mengikuti komunitas terbanyak, membiarkan pakaianku basah kuyub membungkus tubuhku dengan keadaan dingin!!. Hingga pukul 08.00 pelajaran belum dimulai.
Kakak kelas yang jago provokasi, langsung menggendong tasnya bersiap buat pulang (ikut!!). Hihihi, awalnya pengumuman menegaskan bahwa pelajaran akan segera dimulai ketika seragam kering. Namun, doa qt semuanya di dengar, tepat pukul 08.30, sekolah mengumumkan boleh pulang ke rumah masing-masing!!!
Wuah, sekali lagi, gag nyangka akan memilih keputusan mencengangkan ini. Good!! Ya, para guru juga merasakan, bahwa kedinginan qt gag bagus buat kesehatan, makanya mendingan pulang….
Unforgettable experience, kesimpulannya, baru kali ini sekolah segede SMAq, semua siswa dipulangkan, hanya gara-gara bajunya kehujanan pas upacara bendera Hari Pahlawan!!!! Hehehehe
8.27 PM, 10 November 2011
Kamis, 11 Agustus 2011
Persahabatan Lazxema, Akankah Tinggal Kenangan????
Merangkai cerita bersama, menelusuri jejak pertama SMA. Ya, kita mengarungi bersama saat-saat indah SMA ini…
Awalnya… kita tak kenal satu sama lain, konflik kecil sering terjadi juga, tak ubahnya sebuah cerita sinetron, sering banget kita dimarahi guru karena telat (inget pas olahraga?), Selalu gag punya jam Geografi, kita tertawa bareng (inget pas ekonomi), gila-gilaan di Lab Bahasa (foto-foto mulu!!hahaha), kebut-kebutan membuat tari buat Seni Budaya (Lagu Shoot Me, Poco-Poco, Hipnotis, Lagu Jawa punyae Sari, n Tokek Belang!!) n film Bahasa Inggris (kejar tayang bo!!), Inget pesan P. Agus Sar, kekunci pas mau liat pameran di Gedung Ngasirah, Nyuporteri pas ada Saba Cup!! Hohoho, N pas MTK,,, aduh,,, hehehehe, inget kah kalian itu semua,,,
Kenangan saat kita banyak memborong kejuaraan itu loh,,, q juga heran, kenapa kita selalu dapet yah?? Hehehe, n q banyak mengucapkan terima kasih kepada teman-teman yang memberi warna pada kelas ijo kita,, Ade Afrina, Bela, Pipit, Wiwik, Bayu, Julio, Icha, Rahma, Cik Ria and many more,, you are our mascot!! Hahaha
Yang laen, bukan berarti nggak mewarnai, semua menjadi pelengkap yang melengkapi kebersamaan kita, tanpa ada pelengkap, pastinya kelas kita nggak akan pernah gambleh!! Hoho
Prinsip kita Always join n narziz everywhere, huh itu benar-benar terbukti, Like this class so much deh pokoke!!
Persahabatan yang indah ini, persabahabatan yang butuh proses untuk bisa kompak ini, akankan pecah hanya karena masalah yang tak perlu dibesar-besarkan!!. Perbedaan pendapat, dan konflik cinta, harusnya menjadi suatu pembuktian, bahwa kita bisa melewati semuanya ini!!
Apakah kalian sadar, kita membangun persabahatan ini dari nol, dari kita belum kenal, menjadi teman, teman dekat, lalu soulmate, seharusnya kerikil kecil tak mampu menghentikan kita melaju. Saling memahami, n berbicara adalah salah satu alat ampuh untuk saat ini, ya saat dimana kita telah berganti kelas baru. Apakah kalian tak pernah berfikir, indahnya ketika kita bisa berkumpul dan tertawa bersama, ngobrol masalah kenangan juga masa depan, tertawa melihat sifat-sifat teman kita yang berubah, hah.. indahnya… Please guys, Think it….
Guys?? Where are u now?? I miss your smile, your nice voice, your charming face n your warm greet!!!
Trust it,Our Friendship never die!!
Sincerely…
Ex-your Leader!!^_^
Special to: All My Plend Lazxema 2010-2011
(terutama bagi kalian yang berkonflik, c’mon, apa gunanya sih…)
Awalnya… kita tak kenal satu sama lain, konflik kecil sering terjadi juga, tak ubahnya sebuah cerita sinetron, sering banget kita dimarahi guru karena telat (inget pas olahraga?), Selalu gag punya jam Geografi, kita tertawa bareng (inget pas ekonomi), gila-gilaan di Lab Bahasa (foto-foto mulu!!hahaha), kebut-kebutan membuat tari buat Seni Budaya (Lagu Shoot Me, Poco-Poco, Hipnotis, Lagu Jawa punyae Sari, n Tokek Belang!!) n film Bahasa Inggris (kejar tayang bo!!), Inget pesan P. Agus Sar, kekunci pas mau liat pameran di Gedung Ngasirah, Nyuporteri pas ada Saba Cup!! Hohoho, N pas MTK,,, aduh,,, hehehehe, inget kah kalian itu semua,,,
Kenangan saat kita banyak memborong kejuaraan itu loh,,, q juga heran, kenapa kita selalu dapet yah?? Hehehe, n q banyak mengucapkan terima kasih kepada teman-teman yang memberi warna pada kelas ijo kita,, Ade Afrina, Bela, Pipit, Wiwik, Bayu, Julio, Icha, Rahma, Cik Ria and many more,, you are our mascot!! Hahaha
Yang laen, bukan berarti nggak mewarnai, semua menjadi pelengkap yang melengkapi kebersamaan kita, tanpa ada pelengkap, pastinya kelas kita nggak akan pernah gambleh!! Hoho
Prinsip kita Always join n narziz everywhere, huh itu benar-benar terbukti, Like this class so much deh pokoke!!
Persahabatan yang indah ini, persabahabatan yang butuh proses untuk bisa kompak ini, akankan pecah hanya karena masalah yang tak perlu dibesar-besarkan!!. Perbedaan pendapat, dan konflik cinta, harusnya menjadi suatu pembuktian, bahwa kita bisa melewati semuanya ini!!
Apakah kalian sadar, kita membangun persabahatan ini dari nol, dari kita belum kenal, menjadi teman, teman dekat, lalu soulmate, seharusnya kerikil kecil tak mampu menghentikan kita melaju. Saling memahami, n berbicara adalah salah satu alat ampuh untuk saat ini, ya saat dimana kita telah berganti kelas baru. Apakah kalian tak pernah berfikir, indahnya ketika kita bisa berkumpul dan tertawa bersama, ngobrol masalah kenangan juga masa depan, tertawa melihat sifat-sifat teman kita yang berubah, hah.. indahnya… Please guys, Think it….
Guys?? Where are u now?? I miss your smile, your nice voice, your charming face n your warm greet!!!
Trust it,Our Friendship never die!!
Sincerely…
Ex-your Leader!!^_^
Special to: All My Plend Lazxema 2010-2011
(terutama bagi kalian yang berkonflik, c’mon, apa gunanya sih…)
Gex Mikirin Kamu
Kubuka kembali album kenangan itu
Kupandangi berbagai wajah mengagumkan itu, malam ini….
Dan imajinasiku pun kembali mengalun
Ketika masa indah itu terekam…
Ketika dirimu berkuasa di hati, mengendalikan perasaan
Walau hanya sekejap…ya.. walau itu sekejap
Namun betapa kau tahu, itu sangat berharga!!
Wajah-wajah yang selalu kurindukan kehadirannya
Yang tak kembali di pelupuk mata
Yang kini sudah menghilang dari cerita sehari-hariku
Kupandangi berbagai wajah mengagumkan itu, malam ini….
Dan imajinasiku pun kembali mengalun
Ketika masa indah itu terekam…
Ketika dirimu berkuasa di hati, mengendalikan perasaan
Walau hanya sekejap…ya.. walau itu sekejap
Namun betapa kau tahu, itu sangat berharga!!
Wajah-wajah yang selalu kurindukan kehadirannya
Yang tak kembali di pelupuk mata
Yang kini sudah menghilang dari cerita sehari-hariku
Senin, 14 Maret 2011
Nge-Blog Is My Dream
Well, welcome to my world, dunia yang penuh dengan fantasi dan sejuta keunikan (ceileh,,,, bahasanya). Menurutku, blog adalah sarana untuk mencurahkan isi hati (mirip diary itu loh) n tempat mengapresiasikan diri, tempat mengasingkan diri dari segala kerumitan masalah. Aku yang selalu cepat bosan dengan apa yang kulakukan sehari-hari, mencoba untuk menulis segala yang q anggap penting di sini. Mencoba mengungkap segalanya, kalau perlu mengungkap dunia ini,,,hehehe.
Lebay, adalah modalku untuk hidup. Sebenarnya sesuatu yang lebay memunculkan semangat, sehingga selalu senang melakukan sesuatu walau diulang-ulang. Maka dengan kelebayanku, aku hanya ingin menjadi salah satu penyemangat untuk diriku dan orang di sekitarku. _^.
Nggak berlebihan rasanya kalau nge-blog dibutuhkan kelebayan untuk memunculkan inovasi dan kreatifitas. Hihi, jadi kemana-mana, selamat menikmati buku harianku yang mungil,,,,
>_<
(
Lebay, adalah modalku untuk hidup. Sebenarnya sesuatu yang lebay memunculkan semangat, sehingga selalu senang melakukan sesuatu walau diulang-ulang. Maka dengan kelebayanku, aku hanya ingin menjadi salah satu penyemangat untuk diriku dan orang di sekitarku. _^.
Nggak berlebihan rasanya kalau nge-blog dibutuhkan kelebayan untuk memunculkan inovasi dan kreatifitas. Hihi, jadi kemana-mana, selamat menikmati buku harianku yang mungil,,,,
>_<
(
Senyum Di Bawah Hujan
Kesunyian menampar pengap di kamarku,,,,
Dingin menghapus luka di batinku,,
Air menetes menutupi pilu di sekujur tubuhku
Tetes-tetes kesejukan datang,,,
Membawa sejumput kebahagiaan,,,
Payung terbuka oleh gadis kecil nan cantik
Menjerit,, bersenandung riang di bawahnya
Gemericik air terus membasahi tubuhnya
Namun, hanya itu sisa kebahagiannya
Yang telah terenggut tangan bertangan besi penghuni negeri ini
Sesungging senyum dariku
Sebagai untaian pelangi kecil,,,
Tuk sejenak hiasi dunianya
Dingin menghapus luka di batinku,,
Air menetes menutupi pilu di sekujur tubuhku
Tetes-tetes kesejukan datang,,,
Membawa sejumput kebahagiaan,,,
Payung terbuka oleh gadis kecil nan cantik
Menjerit,, bersenandung riang di bawahnya
Gemericik air terus membasahi tubuhnya
Namun, hanya itu sisa kebahagiannya
Yang telah terenggut tangan bertangan besi penghuni negeri ini
Sesungging senyum dariku
Sebagai untaian pelangi kecil,,,
Tuk sejenak hiasi dunianya
Minggu, 13 Maret 2011
Sapu Tangan Dari Tyo
Dear Diary,,,,
Oh senangnya hatiku,,,
Melihat dia yang semakin dekat denganku,,,
Rasanya mimpi menjadi nyata,,,
Ups, hai, jadi keasyikan nulis diary nih. Habis mau bagaimana lagi, mumpung di sekolah ada jam kosong. Oh ya, lupa kenalan, namaku Luna Laili. Cukup singkat.
Luna artinya bulan, dan Laili berati malam. Mungkin orang tuaku berharap, aku bisa menjadi penerang di dalam kegelapan.
”Lun, bengong aja deh, mikirin apa sih”.
Aduh...!! ganggu orang lagi ngelamun aja deh. Ini nih, yang namanya Tyo, dia sahabat yang paling the best yang pernah kumiliki. Dia rela lho, masuk tim basket Cuma gara-gara pengin mendapat informasi soal Bryan buat aku.
Bryan, dialah pangeran pujaanku yang baru saja kutulis di buku harianku.
”Mikirin Bryan”, aku blak-blakan pada Tyo.
”Hmm, iya deh, yang lagi jatuh cinta”, timpalnya.
”Yo, kamu ngomong ke dia dong...”, rengekku.
”Ngomong apa, ngomong bahwa kamu suka dia??”, godanya.
”Jangan!!! apa gitu loh, suruh ngajak aku dating gitu, kan bagus”, jawabku asal.
Tyo hanya menggeleng-gelengkan kepalanya, mungkin aneh melihatku yang selalu jaim pada cewek, bisa-bisanya merengek pengin diajak dating oleh cowok yang bernama Bryan.
Pesona seorang Bryan di sekolahku memang sudah terjamin. Bermodal tampang yang cakep (banget) mirip Robert Pattinson (yang mirip cuma rambutnya doang sih!!), dan prestasinya yang sudah segunung ( lebay banget yah..!!) membuatnya digilai para wanita, termasuk aku. Itulah sedikit penilaianku tentangnya, dan beruntungnya, aku dikasih kesempatan Tuhan untuk dekat dengannya. Thank God!!!
” Mau ya Yo..??!!”, rengekku pada Tyo.
” Ntar aku usakan deh, tapi nggak janji loh”.
Begitulah kalimat yang selalu dilontarkan Tyo padaku jika aku minta tolong padanya. Maksud dia baik, agar aku tidak menaruh harapan besar padanya.
Tetapi, Tyo tetaplah Tyo, dia selalu menepati janjinya. Benar saja, seminggu kemudian, aku diajak dating Bryan. Hampir copot jantungku saking deg-degannya.
= = = *_*= = =
Aku diajak ke restaurant yang paling romantis di kotaku, akupun berusaha tak mengecewakannya. Kukenakan dress warna soft pink, rambutku yang panjang kubiarkan tegerai, tak lupa kuberi bando warna senada sebagai pemanis. Walau menghabiskan bedak mamaku, aku tak peduli. Yang pasti aku harus kelihatan perfect di depannya.
Prediksiku tak melesat. Dia sangat terpesona dengan penampilanku. Wajahku tersipu malu. Detak jantungku tak karuan. Dag dig dug der lah..!!
Ingin aku pingsan saja di pelukannya. Hu... penginnya.
Aku diajak ngobrol terus dengannya, eh, Bryan orangnya humoris juga loh. Aku puas-puasin memandang wajah cute-nya. Mendengar semua cerita konyolnya, aku jadi makin tertarik dengannya.
Setelah kejadian dating itu, aku makin dekat dengannya, bahkan tak jarang ia mengunjungiku di kelas. Cewek-cewek berhasil ku buat iri. Tapi, sekarang Tyo agak menjauh, aku sulit sekali bertemu dengannya. Walaupun begitu, ia selalu ada saat aku membutuhkannya. Sebagai rasa terima kasihku pada seorang Tyo, aku mencomblangkan dia dengan Lala, soalnya Lala sudah lama naksir Tyo. Kali aja kan mereka jodoh hehehe...
= = = *_*= = =
Akhirnya aku dating lagi dengan Bryan untuk kesekian kalinya. Mungkin kali ini, cuaca tak mendukungku. Sudah satu jam lebih hujan mengguyur rumahku dengan kejamnya.
Aku mondar-mandir hampir 10x di ruang tamu. Resah menunggu Bryan yang katanya mau menjemputku di rumah. Kutatap jam tanganku berkali-kali, bukan karena model jam tanganku yang modern dan elegan (walau barang aspal), tapi karena waktu yang seakan segera menghabisiku.
Tok.... tok....tok....
Pintu diketuk (udah tau kali..!!). Hatiku berbunga-bunga, sang pujaan yang dinanti akhirnya datang juga (ceileh..!!)
Tapi.......
”Tyo??”.
Bukan..., bukan Bryan yang datang ke rumahku, tapi Tyo, ia basah kuyub. Aku kaget melihatnya dalam keadaan basah dan wajahnya yang pucat.
”Kau kenapa Yo..??”, aku bingung.
Tyo mengeluarkan sapu tangan merah. Terukir huruf ’L’ yang indah di tengahnya. Ia menyodorkannya kepadaku.
”Buat Lala ya Yo??”.
Tyo hanya tersenyum penuh arti. Aku tahu Tyo bakalan suka dengan Lala.
”Lala pasti senang dengan hadiah ini”, batinku.
”Kamu hanya mau titip ini Yo?, kenapa nggak kamu ke orangnya langsung?, kenapa harus hujan-hujan gini,” aku memberondong Tyo dengan pertanyaan-pertanyaan yang sudah menumpuk di pikiranku sejak tadi.
”Bryan tu playboy”, jawabnya tegas.
”Kamu ngomong apa sih??”, aku makin nggak ngerti.
”Jangan percaya sama semua omongannya..!! semua tuh hanya omong kosong”, nada bicara Tyo makin meninggi, persis orang marah.
”Tapi, tapi... kamu yang bilang dengan dia masalah akau kan, kenapa kamu jadi nggak percaya gitu sama dia??”.
”Aku sudah bilang kalau aku nggak janji kan..!!”.
Ku pegang kepalaku yang sudah pening, mataku berkunang-kunang mendengar omongan Tyo yang kuanggap ngelantur.
”Aku pasti beru bermimpi”
”Sadar Lun, kamu lagi dibohongi”, Tyo menggoyang-goyangkan tubuhku perlahan, tepat saat Bryan datang menjemputku.
”Udah Yo, kamu nenangin diri kamu dulu deh, sorry Yo, aku mau pergi”.
Aku tak punya pilihan lagi, aku sudah menunggu Bryan dari tadi, aku sudah janji dengan Bryan, aku nggak mungkin mengecewakannyakan. Aku masuk ke mobil Bryan, walau rasa ragu masih menggelayutiku.
”LUNA...!!!”, Tyo berteriak kencang ke mobil Bryan yang sudah melesat.
= = =*_*= = =
”Lun kamu nggak apa-apa kan??”, Bryan menatap wajahku, tak lupa tangannya memastikan bahwa badanku tidak panas.
Duh, perhatian banget...!!
”Nggak, cuma agak males aja”, aku ngeles.
Tiba-tiba kedua tanganku dipegang Bryan. Dan....... dia mengucapkan kalimat yang aku impikan.
”Lun, aku sayang sama kamu, kamu... mau nggak jadi pacarku?”.
Aku tersipu malu, belum sempat aku menjawab, ada cewek yang langsung menampar Bryan
Aku berdiri saking kagetnya
”Udah berapa puluh cewek yang kamu rayu”.
Beh.............
Udah aku duga kejadiannya pasti kayak di film-film tentang orang playboy. Aku emang sakit hati seorang Bryan ternyata playboy seperti perkataan Tyo. Tapi entah mengapa aku tidak dendam atau pengin nampar pipi Bryan sekalian biar tahu rasa, pikiranku hanya tertuju pada.... Tyo
”Mbak, Mbak itu udah ditipu sama dia bla bla....”, kupingku terasa panas, tak kuhiraukan ocehan cewek ini beserta si playboynya itu.
”Udah Mbak, OK...!! kesimpulannya Bryan itu playboy”, simpulku malas.
Mbak itu melongo melihat sikapku yang tidak menyesal sedikitpun.
Tiba-tiba handphoneku berbunyi. Lala menelponku
.”Ada apa, La?”.
”Tyo Lun..!! kau harus ke rumah sakit sekarang”, Lala kelihatan panik.
Mau tak mau aku ikutan panik, ku berlari menyetop taksi.
= = =*_*= = =
”Tyo Lun, dia.....”, Lala tak bisa berkata-kata lagi.
Ia menggiringku ke suatu bangsal.
Di sana sudah banhay orang berkerumun. Sebagian besar itu teman-teman sekolah. Mereka mengerubungi tempat tidur seorang pasien
Aku mencoba mendekat hingga......
Kulihat selimut putih telah menutup sebagian dari tubuh seseorang. Kuamati lagi wajah yang sudah kaku tak bernyawa itu
TYO...!!”, ku berteriak histeris, mataku tak henti mengeluarkan air mata.
Lala menengankanku.
”Nggak mungkin...!! Tyo belum mati”, aku tak percaya.
”Ikhlaskan Lun”, Gilang, sahabat Tyo ikt menenangkanku.
Badanku ku dekatkan ke Tyo yang sekarang tiada. Kulihat wajahnya untuk terakhir kali.
”Kenapa bisa terjadi La”, ku biarkan air mataku meleleh.
”Dia kecelakaan Lun, waktu dia berusaha mengejarmu”, Lala mengusap kepalaku.
”Lun...”, Gilang memberiku sepucuk surat.
”Ini dari Tyo, dia menitipkan ini karena dia belum sempat kasih ini langsung ke kamu”.
Ku baca suratnya
Dear My Luna,
Mungkin, diriku tak pandai mengunkapkan perasaan
Mungkin, diriku hanyalah pengecut
Tapi Luna, aku tetap sayang kamu...
Lebih dari sahabat
Aku ingin kamu tahu, kalau semua yang aku lakukan
Itu agar membuatmu tetap tersenyum dan bahagia
Lun, aku sangat menginginkanmu,
Walau aku tahu, bahwa kau bukan milikku
Tapi, aku akan terus sayang padamu
Hingga akhir waktu
Sapu tangan itu sebagai tanda aku akan setia
TYO
Aku menerawang jauh.
” Tyo...aku juga sayang kamu”, bisikku.
Namun, aku tahu, aku takkan bisa memilikinya.
Kini, aku hanya bisa merelakannya pergi, damai di surga.
Oh senangnya hatiku,,,
Melihat dia yang semakin dekat denganku,,,
Rasanya mimpi menjadi nyata,,,
Ups, hai, jadi keasyikan nulis diary nih. Habis mau bagaimana lagi, mumpung di sekolah ada jam kosong. Oh ya, lupa kenalan, namaku Luna Laili. Cukup singkat.
Luna artinya bulan, dan Laili berati malam. Mungkin orang tuaku berharap, aku bisa menjadi penerang di dalam kegelapan.
”Lun, bengong aja deh, mikirin apa sih”.
Aduh...!! ganggu orang lagi ngelamun aja deh. Ini nih, yang namanya Tyo, dia sahabat yang paling the best yang pernah kumiliki. Dia rela lho, masuk tim basket Cuma gara-gara pengin mendapat informasi soal Bryan buat aku.
Bryan, dialah pangeran pujaanku yang baru saja kutulis di buku harianku.
”Mikirin Bryan”, aku blak-blakan pada Tyo.
”Hmm, iya deh, yang lagi jatuh cinta”, timpalnya.
”Yo, kamu ngomong ke dia dong...”, rengekku.
”Ngomong apa, ngomong bahwa kamu suka dia??”, godanya.
”Jangan!!! apa gitu loh, suruh ngajak aku dating gitu, kan bagus”, jawabku asal.
Tyo hanya menggeleng-gelengkan kepalanya, mungkin aneh melihatku yang selalu jaim pada cewek, bisa-bisanya merengek pengin diajak dating oleh cowok yang bernama Bryan.
Pesona seorang Bryan di sekolahku memang sudah terjamin. Bermodal tampang yang cakep (banget) mirip Robert Pattinson (yang mirip cuma rambutnya doang sih!!), dan prestasinya yang sudah segunung ( lebay banget yah..!!) membuatnya digilai para wanita, termasuk aku. Itulah sedikit penilaianku tentangnya, dan beruntungnya, aku dikasih kesempatan Tuhan untuk dekat dengannya. Thank God!!!
” Mau ya Yo..??!!”, rengekku pada Tyo.
” Ntar aku usakan deh, tapi nggak janji loh”.
Begitulah kalimat yang selalu dilontarkan Tyo padaku jika aku minta tolong padanya. Maksud dia baik, agar aku tidak menaruh harapan besar padanya.
Tetapi, Tyo tetaplah Tyo, dia selalu menepati janjinya. Benar saja, seminggu kemudian, aku diajak dating Bryan. Hampir copot jantungku saking deg-degannya.
= = = *_*= = =
Aku diajak ke restaurant yang paling romantis di kotaku, akupun berusaha tak mengecewakannya. Kukenakan dress warna soft pink, rambutku yang panjang kubiarkan tegerai, tak lupa kuberi bando warna senada sebagai pemanis. Walau menghabiskan bedak mamaku, aku tak peduli. Yang pasti aku harus kelihatan perfect di depannya.
Prediksiku tak melesat. Dia sangat terpesona dengan penampilanku. Wajahku tersipu malu. Detak jantungku tak karuan. Dag dig dug der lah..!!
Ingin aku pingsan saja di pelukannya. Hu... penginnya.
Aku diajak ngobrol terus dengannya, eh, Bryan orangnya humoris juga loh. Aku puas-puasin memandang wajah cute-nya. Mendengar semua cerita konyolnya, aku jadi makin tertarik dengannya.
Setelah kejadian dating itu, aku makin dekat dengannya, bahkan tak jarang ia mengunjungiku di kelas. Cewek-cewek berhasil ku buat iri. Tapi, sekarang Tyo agak menjauh, aku sulit sekali bertemu dengannya. Walaupun begitu, ia selalu ada saat aku membutuhkannya. Sebagai rasa terima kasihku pada seorang Tyo, aku mencomblangkan dia dengan Lala, soalnya Lala sudah lama naksir Tyo. Kali aja kan mereka jodoh hehehe...
= = = *_*= = =
Akhirnya aku dating lagi dengan Bryan untuk kesekian kalinya. Mungkin kali ini, cuaca tak mendukungku. Sudah satu jam lebih hujan mengguyur rumahku dengan kejamnya.
Aku mondar-mandir hampir 10x di ruang tamu. Resah menunggu Bryan yang katanya mau menjemputku di rumah. Kutatap jam tanganku berkali-kali, bukan karena model jam tanganku yang modern dan elegan (walau barang aspal), tapi karena waktu yang seakan segera menghabisiku.
Tok.... tok....tok....
Pintu diketuk (udah tau kali..!!). Hatiku berbunga-bunga, sang pujaan yang dinanti akhirnya datang juga (ceileh..!!)
Tapi.......
”Tyo??”.
Bukan..., bukan Bryan yang datang ke rumahku, tapi Tyo, ia basah kuyub. Aku kaget melihatnya dalam keadaan basah dan wajahnya yang pucat.
”Kau kenapa Yo..??”, aku bingung.
Tyo mengeluarkan sapu tangan merah. Terukir huruf ’L’ yang indah di tengahnya. Ia menyodorkannya kepadaku.
”Buat Lala ya Yo??”.
Tyo hanya tersenyum penuh arti. Aku tahu Tyo bakalan suka dengan Lala.
”Lala pasti senang dengan hadiah ini”, batinku.
”Kamu hanya mau titip ini Yo?, kenapa nggak kamu ke orangnya langsung?, kenapa harus hujan-hujan gini,” aku memberondong Tyo dengan pertanyaan-pertanyaan yang sudah menumpuk di pikiranku sejak tadi.
”Bryan tu playboy”, jawabnya tegas.
”Kamu ngomong apa sih??”, aku makin nggak ngerti.
”Jangan percaya sama semua omongannya..!! semua tuh hanya omong kosong”, nada bicara Tyo makin meninggi, persis orang marah.
”Tapi, tapi... kamu yang bilang dengan dia masalah akau kan, kenapa kamu jadi nggak percaya gitu sama dia??”.
”Aku sudah bilang kalau aku nggak janji kan..!!”.
Ku pegang kepalaku yang sudah pening, mataku berkunang-kunang mendengar omongan Tyo yang kuanggap ngelantur.
”Aku pasti beru bermimpi”
”Sadar Lun, kamu lagi dibohongi”, Tyo menggoyang-goyangkan tubuhku perlahan, tepat saat Bryan datang menjemputku.
”Udah Yo, kamu nenangin diri kamu dulu deh, sorry Yo, aku mau pergi”.
Aku tak punya pilihan lagi, aku sudah menunggu Bryan dari tadi, aku sudah janji dengan Bryan, aku nggak mungkin mengecewakannyakan. Aku masuk ke mobil Bryan, walau rasa ragu masih menggelayutiku.
”LUNA...!!!”, Tyo berteriak kencang ke mobil Bryan yang sudah melesat.
= = =*_*= = =
”Lun kamu nggak apa-apa kan??”, Bryan menatap wajahku, tak lupa tangannya memastikan bahwa badanku tidak panas.
Duh, perhatian banget...!!
”Nggak, cuma agak males aja”, aku ngeles.
Tiba-tiba kedua tanganku dipegang Bryan. Dan....... dia mengucapkan kalimat yang aku impikan.
”Lun, aku sayang sama kamu, kamu... mau nggak jadi pacarku?”.
Aku tersipu malu, belum sempat aku menjawab, ada cewek yang langsung menampar Bryan
Aku berdiri saking kagetnya
”Udah berapa puluh cewek yang kamu rayu”.
Beh.............
Udah aku duga kejadiannya pasti kayak di film-film tentang orang playboy. Aku emang sakit hati seorang Bryan ternyata playboy seperti perkataan Tyo. Tapi entah mengapa aku tidak dendam atau pengin nampar pipi Bryan sekalian biar tahu rasa, pikiranku hanya tertuju pada.... Tyo
”Mbak, Mbak itu udah ditipu sama dia bla bla....”, kupingku terasa panas, tak kuhiraukan ocehan cewek ini beserta si playboynya itu.
”Udah Mbak, OK...!! kesimpulannya Bryan itu playboy”, simpulku malas.
Mbak itu melongo melihat sikapku yang tidak menyesal sedikitpun.
Tiba-tiba handphoneku berbunyi. Lala menelponku
.”Ada apa, La?”.
”Tyo Lun..!! kau harus ke rumah sakit sekarang”, Lala kelihatan panik.
Mau tak mau aku ikutan panik, ku berlari menyetop taksi.
= = =*_*= = =
”Tyo Lun, dia.....”, Lala tak bisa berkata-kata lagi.
Ia menggiringku ke suatu bangsal.
Di sana sudah banhay orang berkerumun. Sebagian besar itu teman-teman sekolah. Mereka mengerubungi tempat tidur seorang pasien
Aku mencoba mendekat hingga......
Kulihat selimut putih telah menutup sebagian dari tubuh seseorang. Kuamati lagi wajah yang sudah kaku tak bernyawa itu
TYO...!!”, ku berteriak histeris, mataku tak henti mengeluarkan air mata.
Lala menengankanku.
”Nggak mungkin...!! Tyo belum mati”, aku tak percaya.
”Ikhlaskan Lun”, Gilang, sahabat Tyo ikt menenangkanku.
Badanku ku dekatkan ke Tyo yang sekarang tiada. Kulihat wajahnya untuk terakhir kali.
”Kenapa bisa terjadi La”, ku biarkan air mataku meleleh.
”Dia kecelakaan Lun, waktu dia berusaha mengejarmu”, Lala mengusap kepalaku.
”Lun...”, Gilang memberiku sepucuk surat.
”Ini dari Tyo, dia menitipkan ini karena dia belum sempat kasih ini langsung ke kamu”.
Ku baca suratnya
Dear My Luna,
Mungkin, diriku tak pandai mengunkapkan perasaan
Mungkin, diriku hanyalah pengecut
Tapi Luna, aku tetap sayang kamu...
Lebih dari sahabat
Aku ingin kamu tahu, kalau semua yang aku lakukan
Itu agar membuatmu tetap tersenyum dan bahagia
Lun, aku sangat menginginkanmu,
Walau aku tahu, bahwa kau bukan milikku
Tapi, aku akan terus sayang padamu
Hingga akhir waktu
Sapu tangan itu sebagai tanda aku akan setia
TYO
Aku menerawang jauh.
” Tyo...aku juga sayang kamu”, bisikku.
Namun, aku tahu, aku takkan bisa memilikinya.
Kini, aku hanya bisa merelakannya pergi, damai di surga.
Seuntai Kata Untuk Selamanya
Sahabat,,,,,
Apa bila jiwa ini sudah terlepas dari raga
Aku tak ingin tetes mutiara turun dari kedua oasemu yang indah
Aku tak ingin kenangan indah hanya sebuah dongeng yang membuatmu bersedu sedan
Aku tak ingin diriku hanya sebuah mozaik usang yang tersimpan di gudang rumahmu
Sahabat,,,,,
Aku ingin berjalan bersama beriringan denganmu
Bukan melayang terbang sendiri menunggu
Ingin merangkai asa menaruh harapan bersama
Bukan sampai di bintang gelap yang tak terlihat olehmu
Sahabat,,,
Keping kehidupan sudah kita lewati
Secuil waktu yang menguras emosi dan penuh perjuangan
Walau hanya setetes air dari lautan
Tuhan,,,,
Impikan aku tentang sahabat
Agar aku bisa berikan senyuman
Tuk menghiasinya ketika berlayar di dunia
Apa bila jiwa ini sudah terlepas dari raga
Aku tak ingin tetes mutiara turun dari kedua oasemu yang indah
Aku tak ingin kenangan indah hanya sebuah dongeng yang membuatmu bersedu sedan
Aku tak ingin diriku hanya sebuah mozaik usang yang tersimpan di gudang rumahmu
Sahabat,,,,,
Aku ingin berjalan bersama beriringan denganmu
Bukan melayang terbang sendiri menunggu
Ingin merangkai asa menaruh harapan bersama
Bukan sampai di bintang gelap yang tak terlihat olehmu
Sahabat,,,
Keping kehidupan sudah kita lewati
Secuil waktu yang menguras emosi dan penuh perjuangan
Walau hanya setetes air dari lautan
Tuhan,,,,
Impikan aku tentang sahabat
Agar aku bisa berikan senyuman
Tuk menghiasinya ketika berlayar di dunia
Langganan:
Komentar (Atom)
