Peristiwa nie blumt hilang dari pikiranku, n blumt genap sehari q menulis di sini…yap tepatnya tanggal 10 November 2011, ketika musim penghujan sedang Berjaya!!!
Yang namanya hari Pahlawan, gag afdol rasanya bila gag diadakan upacara bendera. Apalagi tujuannya adalah nasionalisme, mengenang n menghargai jasa pahlawan khususnya Surabaya yang pada tahun 45 berjuang demi tegaknya Negara ini!!iyap, musim gag menjadi penghalang diadakannya upacara.
Pertamanya upacara berjalan seperti biasa, petugasnya gag bisa dibilang remeh, karena mereka yang tergabung dalam OSIS yang memegang kunci upacara. Namun, semuanya menjadi suasana was-was ketika mendung beramai-ramai datang ke medan upacara. Datang tepat saat pengibaran Sang Saka!! Sebagian dari qt, peserta upacara, sudah mulai tak tenang. Q bersama teman-temanku berdo’a sekuat tenaga, agar pagi ini tak ada hujan.
Tapi, dewi fortuna tak berpihak pada kita!!!, tepat saat Pembukaan UUD 1945 dilantunkan, rintik-rintik gerimis turun menyapa kita. Panik!! Pasti!! Namun, ku lihat di sekeliling, kakak kelas mantan wakil OSIS, ia tetap berdiri tegak tanpa menoleh ke manapun (patut dicontoh tuh!! Walau jadi peserta upacara, kakak kelasku nie tetep konsisten dengan sikapnya ckckckckck). Hm.. aku kuat, q yang di barisan paling depan, sambil berbisik menguatkan temen-temenku di belakang untuk stay jangan berisik! Oh tidak, semakin lama semakin besar rintik hujan yang datang, hingga akhirnya Bres!!!! Hujan suangat deras tak tertahankan!!. WAH!!!!! Qt langsung berteriak (hampir semua peserta upacara berteriak). Huah… semuanya basah kuyub, namun, mau tak mau qt tetep stay di tempat. Karena kulihat semua petugas, pengibar, pemimpin, Pembina (P. Bas!!) dan barisan guru tak ada yang angkat kaki dari tempatnya. Hanya kakak-kakak PPL yang beralih menuju tempat yang lebih kering (What?? Apa-apaan nieh?? Hehehe). Mereka tuh seakan bersikap biasa saja, entah ada hujan kek, panas kek, biasa aja!! Upacara tetap berjalan seperti biasa, paling-paling yang tidak ada amanat Pembina upacara. Setelah do’a dibacakan, dan Pembina upacara dipersilakan pada mimbar satu, semua peserta bertepuk tangan bersama-sama, serentak!!
Guys, sejenak, qt bangga punya kalian, karena apa pun keadaannya, upacara tetep berjalan seperti biasa, tanpa ada kesan terburu-buru, so excellent!!
En nasib qt semua, warga sekolah yang basah kuyub?? Memprihatinkan!!hahaha. Hujan masih lebat, dan peserta upacara dibubarkan. Sampai kelas, ada yang langsung ganti pakai jaket aja (pakaian OSISnya pada digantung gag jelas di jendela!!), ada yang ganti pakaian olahraga (yang ada pelajaran olahraga), ada yang ganti pakaian ekstrakulikuler, tapi aku, aku mengikuti komunitas terbanyak, membiarkan pakaianku basah kuyub membungkus tubuhku dengan keadaan dingin!!. Hingga pukul 08.00 pelajaran belum dimulai.
Kakak kelas yang jago provokasi, langsung menggendong tasnya bersiap buat pulang (ikut!!). Hihihi, awalnya pengumuman menegaskan bahwa pelajaran akan segera dimulai ketika seragam kering. Namun, doa qt semuanya di dengar, tepat pukul 08.30, sekolah mengumumkan boleh pulang ke rumah masing-masing!!!
Wuah, sekali lagi, gag nyangka akan memilih keputusan mencengangkan ini. Good!! Ya, para guru juga merasakan, bahwa kedinginan qt gag bagus buat kesehatan, makanya mendingan pulang….
Unforgettable experience, kesimpulannya, baru kali ini sekolah segede SMAq, semua siswa dipulangkan, hanya gara-gara bajunya kehujanan pas upacara bendera Hari Pahlawan!!!! Hehehehe
8.27 PM, 10 November 2011

Sorry. . blog ini gag bisa dibuka lagi.. tapi tenang ja. . folow isnaaurorathelittleworld.blogspot.com yupz. .
BalasHapusni duplikat dari blog q yang ga isa kebuka ini.. thanks. .